Tampilkan postingan dengan label upload Andy NOvendra K - Tengah Bulan April 2012. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label upload Andy NOvendra K - Tengah Bulan April 2012. Tampilkan semua postingan

Rabu, 18 April 2012

EDISI TERBARU - 29

Dapatkan segera dikios terdekat . . !!


INFOKU - BLORA - edisi 28


“Jalan Terbaik Menuju Blora Lewat Langit,” Djoko Nugroho
INFOKU, BLORA- Ada beberapa penyebab mengapa sangat minim investor luar daerah yang menanamkan modalnya di Kabupaten Blora.
Bupati Djoko Nugroho menyebut salah satu penyebabnya adalah jalan menuju Blora rusak cukup parah. Kerusakan itupun telah berlangsung cukup lama.
''Saya mangkel (marah-Red). Kenapa jalan provinsi Jateng yang menuju Blora kondisinya tidak bagus.
Investor jadi malas datang ke Blora,'' ujarnya saat Rapat Koordinasi dan Fasilitasi Sinergi Program Pengentasan Kemiskinan melalui Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kecamatan Se-Bakorlin I Jateng di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Selasa (27/3).
Djoko Nugroho menyebut jalan provinsi Jateng dari arah Semarang menuju Blora melalui Grobogan kondisinya cukup memprihatinkan.
Meski perbaikan oleh instansi terkait pernah dilakukan namun tetap saja jalan tersebut tidak lebih baik dibanding jalan provinsi lainnya seperti di Bojonegoro Jatim.
''Coba lihat di Kecamatan Padangan Bojonegoro menuju Surabaya Jatim. Jalan provinsi di sana mulus. Rusak sedikit saja langsung diperbaiki. Saya juga heran kenapa di Jateng tidak seperti itu,'' tandasnya.
Bupati mengungkapkan saat kunjungan kerja Gubernur Jateng H Bibit Waluyo di Blora belum lama ini, pihaknya mengusulkan kepada instansi terkait untuk mengubah status jalan provinsi Jateng di Blora menjadi jalan nasional.
Penyebabnya, anggaran untuk pembangunan ataupun perbaikan jalan provinsi tersebut di APBD Jateng cukup minim.
''Namun dijawab itu tidak bisa. Saya jadi berpikir satu-satunya jalan yang baik menuju Blora adalah lewat langit,'' katanya.
Selain jalan rusak, penyebab lainnya yang menjadikan Blora kurang diminati investor adalah penerimaan sekelompok masyarakat yang kurang bagus ketika calon investor akan datang.
''Belum-belum sudah direwo-rewo. Mestinya disambut dengan baik, diberikan senyuman. Cukuplah hengkangnya Exxon dari Blora menjadi pelajaran berharga. Kita harus wellcome kepada investor.
Pembangunan daerah tanpa investor itu adalah keniscayaan atau sesuatu yang tidak mungkin,'' tandas Bupati kelahiran Cepu tersebut.
Djoko Nugroho yang juga mantan Komandan Kodim Rembang menyatakan kehadiran investor PT Gula Gendhis Manis (GMM) yang mendirikan pabrik di Desa Tinapan Kecamatan Sambong harus didukung penuh.
Menurutnya di Blora hingga kini belum ada pabrik yang bisa menyerap tenaga kerja dalam jumlah banyak.
''Satu-satunya pabrik di Blora hanya ada di Jepon, yakni pabrik mitra cigaret kretek. Meski tidak besar namun pabrik itu bisa menyerap tenaga kerja hingga 1.500 orang,'' tambahnya. (Agung/AM)


Dinkes Blora Rekrut Bidan Baru
INFOKU, BLORA- Sebanyak 231 calon bidan desa mengikuti ujian tertulis penerimaan bidan pegawai tidak tetap (PTT) di lingkungan Dinas Kesehatan (Dinkes) Blora, Kamis (29/3).
Ujian tertulis yang berlangsung di GOR Mustika tersebut merupakan salah satu tahapan dari serangkaian seleksi yang telah disiapkan panitia.
Penerimaan bidan PTT tersebut guna memenuhi kebutuhan tenaga bidan di seluruh wilayah Blora.
"Dari serangkaian seleksi itu, nantinya hanya akan diambil 30 bidan PTT," ujar Kepala Dinkes, Henny Indriyanti melalui Kepala Bidang Pencegahan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, Lilik Hernanto, di lokasi ujian.
Dia mengungkapkan ke-231 peserta yang mengikuti ujian tertulis tersebut sebelumnya telah dinyatakan lolos seleksi administrasi.
Sebelumnya saat dibuka pendaftaran, jumlah pendaftar mencapai sebanya 310 orang. Selain  dari Blora, beberapa di antaranya berasal juga dari sejumlah daerah di Jawa Tengah maupun Jawa Timur.
Lilik Hernanto menyatakan jika dinyatakan lulus seleksi ujian tertulis, para calon bidan PTT tersebut masih harus menjalani seleksi tahap berikutnya, yakni wawancara.
Para peserta ujian terlihat serius mengerjakan soal yang telah dibagikan panitia. Naskah soal ujian itu sebelumnya tersegel dan baru dibuka di hadapan peserta.(Endah)
 klik gambar==>baca model TABLOID

INFOKU - CEPU edisi 28


Tidak Puas Cater PLN Mogok
INFOKU, CEPU- Para Cater (pencatat meter) PLN UPJ Cepu mogok kerja 3 hari, karena tidak puas. Ulah ini karena mereka merasa tidak puas atas perlakuan PT PAS (Prima Abadi Sistem)yang mempekerjakan mereka. Akibatnya puluhan cater dikumpulkan di ruang pertemuan PLN dan bertatap muka dengan pihak PLn yang dipimpin langsung Kepala PLN UPJ Cepu, Fauzan, Selasa (26/3). Pihak cater meminta PLN memfasilitasi beberapa tuntutan mereka kepada PT PAS yang bermarkas di Semarang.
   Beberapa sebab ketidak puasan para cater ini antara lain uang transpot dihapus, demikian juga dengan uang insentif dan seragam, selain itu suasana kerjanya dirasakan tidak kondusif sehingga sangat meresahkan mereka. PT PAS juga telahmemotong gaji mereka yang seharusnya sesuai UMK sebesar 816 ribu hanya diberikan 725 ribu, janji rekreasi tidak dipenuhi dan Jamsosteknya telah dicabut.
          PT PAS sendiri telah habis masa kontraknya dengan pihak PLN pada 15 Maret 2012, sementara itu hingga pertemuan itu belum ada kejelasan pihak mana yang menaungi kerja mereka. Hal ini menimbulkan kekhawatiran karena tidak ada yang bertanggung jawab terhadap kerja mereka seusai kontraknya PT PAS.
      Kepala PLN UPJ Cepu, Fauzan berjanji akan menyampaikan ketidak puasan para cater ini kepada PT PAS dan tetap mengharapkan para cater bekerja kembali. Sebelumnya para cater bertekad akan tetap mogok hingga tuntutan mereka dipenuhi, antara lain selisih gaji selama setahun harus diberikan, meminta suasana yang kondusif sehingga dapat bekerja dengan nyaman dan tidak meresahkan.
   Para cater merasa mereka kekerja sangat keras untuk mencatat penggunaan listrik pelanggan, dimana setiap cater harus melayani kurang lebih 2500 pelanggan. Sedangkan atasan mereka yang kerjanya hanya menerima laporan mendapat gaji lebih tinggi (satu juta lebih) padahal kerjanya sangat ringan. Hal ini menimbulkan kecemburuan sehingga mereka menuntut agar hal ini disesuaikan, jika perlu tidak ada atasan bawahan tetapi semua disamakan.
   Pihak PLN secara arif mendinginkan suasana sehingga emosi para cater yang semula sangat menggebu menjadi lebih dingin. Pihak PLN berjanji akan menyempaikan setiap tuntutan dan berusaha menjadi penengah sehingga para cater mau kembali bekerja keesokan harinya. Penyelesaian sangat simple, padahal semula para cater sudah bertekad akan mogok hingga satu bulan bahkan lebih jika tuntutannya tak dipenuhi. (Agustina)


Yok Koeswoyo Kembali ke Cepu
INFOKU, CEPU- Salah satu pentolan Grup Koes Plus, Yok Koeswoyo kembali menghibur masyarakat Cepu, Minggu (18/3) setelah sebelumnya mengguncang penggemarnya padaNopember yang lalu di pendopo kecamatan (Infoku edisi 20). Penyanyi tua (72) ini masih sangat bersemangat dan atraktif saat melantunkan beberapa lagu Koes Plus yang pernah hits, bersama Camat Cepu, Purwadi Setiono, Yok meramaikan panggung STEM/Akamigas Cepu pada HUT nya ke 45.
     Jika pada kedatangannya bulan Nopember lalu dia membagikan CD kepada para penggemarnya, kali ini Yok menjual buku berjudul Jiwaku, Jiwamu, Jiwa Nusantara yang hasilnya akan disumbangkan untuk amal.
    Dengan gayanya yang khas berkali-kali Yok meneriakkan Jiwa Nusantara yang disambut dengan teriakan “Merdeka” dari para penggemarnya. “Wahai bangsaku mari kita pupuk Jiwa Nusantara, sehingga persatuan selalu terjaga, jangan mau diadu karena yang biasa diadu cuma tiga hal yaitu domba, ayam dan jangkrik !” teriaknya, disambut applaus penonton.
     Selain menyanyikan salah satu lagu Nusantara, Yok menyanyikan beberapa lagu lainnya, sesekali dia duduk kelelahan sehingga diselingi penyanyi lain menyanyikan lagu Koes Plus, termasuk Camat Cepu yang memanggilnya Om Yok. “Kalau kepanasan bajunya dicopot saja Om..” katanya, Yok akhirnya menanggalkan baju batiknya sehingga tinggal memakai kaos, dan kembali manggung dengan bersemangat.
          Sebelumnya Yok dijadwalkan mengadakan jumpa fans di Radio M9 tetapi karena harus segera meluncur ke Tuban acara itu dibatalkan. Kakek yang banyak fansnya ini harus hadir dibeberapa kota setelah menghibur warga Cepu. Meskipun jadwalnya sangat padat namun dia masih tampak kuat dan staminanya tak kalah dengan orang yang masih muda. (Agustina)
 klik gambar==>baca model TABLOID

Selasa, 17 April 2012

INFOKU PARLEMEN edisi 28


Dana Aspirasi Anggota DPRD Blora Rp.600 juta – Rp. 2 Milyar
INFOKU, BLORA– Teranyata Dana aspirasi anggota DPRD untuk sejumlah kegiatan pembangunan nominalnya tidak mengalami perubahan.
Berdasarkan data yang dihimpun, sesuai kesepakatan bersama antara Bupati Djoko Nugroho dan DPRD, dana aspirasi untuk setiap anggota Dewan Rp 600 juta, anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Rp 700 juta, Ketua Komisi Rp 800 juta, Wakil Ketua DPRD Rp 1,5 miliar dan Ketua DPRD Rp 2 miliar.
Jumlah tersebut sesuai dengan usulan awal sebelum pembahasan APBD 2012. Nominal tersebut telah dituangkan dalam Kebijakan Umum Anggaran dan Perhitungan Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) APBD 2012.  
Sebelumnya KUA PPAS APBD 2012 ditandatangani dua pekan lalu, sempat terjadi silang pendapat terkait pengalokasian dana aspirasi. Bupati menghendaki pengalokasian dana tersebut 50 persen untuk jalan poros desa dan 50 persen terserah DPRD seperti untuk bantuan sosial, bedah rumah dan lain sebagainya.
Namun anggota DPRD lebih condong dana aspirasi itu bukan untuk pembangunan atau perbaikan jalan poros desa melainkan jalan lingkungan.
Karena itu pengalokasiannya tidak di Dinas Pekerjaan Umum (DPU) tapi di Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPKB).
Hanya saja setelah dilakukan pembahasan bersama akhirnya dicapai kata kompromi terkait pengalokasian dana aspirasi tersebut.
"50% untuk infrastruktur itu tergantung Pemkab dalam pengalokasiannya. Yang pasti untuk pembangunan infrastruktur," tandas Seno Margo Utomo, salah seorang anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Blora.(Endah/AM)


KOMISI C DPRD MALUKU TENGGARA BARAT Kunker di BLORA
INFOKU, BLORA- Sejumlah anggota komisi C dari Maluku Tenggara Barat Propinsi Maluku Utara mengunjungi Blora pada Rabu, 21 Maret.
Rombongan itu akan di Blora selama 2 hari. Kedatangan rombongan tamu dari luar pulau diterima oleh Pelaksana Tugas (Plt) Ass. II Sekretariat Daerah (Setda) Blora Sudarmo didampingi pejabat terkait. Sejumlah tamu diterima di ruang pertemuan Setda Blora.
Agus Utuwaly Ketua Komisi C DPRD Maluku Tenggara Barat menjelaskan kedatangannya ke Blora yaitu terkait pengelolaan minyak dan gas (Migas).
“Kabupaten kami baru berusia 12 tahun, sebentar lagi dilakukan eksploitasi Migas oleh sejumlah perusahaan, sebelum dilakukan kami belajar dulu dari Blora,” katanya.
Agus juga menambahkan Maluku Tenggara Barat merupakan kawasan Perbatasan Negara Australia, Timor Leste dan Papua Nugini dengan luas daerah 52.995,20 km. Dengan rincian lebih besar luas lautan dibandingkan dengan daratan, serta meliputi 174 pulau kecil dan 4 pulau besar.
Rombongan Anggota DPRD dari luar pulau tersebut menimba ilmu dan pengalaman ditunjukan dengan Agenda kegiatan, dilanjutkan ke DPRD Blora, Dinas Energi Sumber Daya Mineral, dan BUMD PT. Blora Patra Energi.
Sudarmo Plt. Ass. II mengatakan Blora selama ini sebagai daerah penghasil / Migas di Indonesia, tapi pendapatan dari pengelolaan Migas yang diterima Blora tidak banyak.
“Bagi hasil Migas sekitar 2 milyar, sementara dari Blok cepu, Blora mendapatkan pendapatan dari keikutsertaan dalam Participating Interest (PI) Blok Cepu saja,” tambahnya. (Endah).
 klik gambar==>baca model TABLOID

INFOKU REMBANG & PATI edisi 28


Warga Tolak Kedatangan Bos Indocement
INFOKU, PATI- Kedatangan Wakil Direktur Utama PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Frangky Welirang di kediaman salah satu tokoh Sedulur Sikep Gunritno ditolak warga, Rabu (21/3).
Ratusan orang dari sejumlah desa di Kecamatan Tambakromo dan Kayen yang daerahnya bakal masuk dalam rencana pembangunan pabrik semen memaksa dialog antara Gunritno dan Frangky dihentikan.
Frangky yang hadir di kediaman Gunritno, di Dukuh Bombong, Desa Baturejo, Kecamatan Sukolilo pukul 10.00 sedianya akan diadang warga yang kebanyakan tergabung dalam Jaringan Masyarakat Pegunungan Kendeng (JMPPK).
Hanya saja, petinggi Indocement tersebut datang lebih awal dari perkiraan warga.
Mereka datang bergelombang dengan menumpang sejumlah truk dan puluhan sepeda motor.
Warga tersebut merupakan perwakilan dari Desa Larangan, Karangawen, Keben, Wukirsari, dan Maitan, Kecamatan Tambakromo. Selain itu, juga didukung warga Desa Brati dan Jimbaran, Kecamatan Kayen.
Penolakan warga didasari atas ketidakmauan mereka melakukan komunikasi atau negosiasi apa pun dengan calon investor pabrik semen.  (Imam)


Tiga Rumah Ludes Gara-gara Obat Nyamuk
INFOKU, REMBANG- Tiga bangunan rumah milik Satimin (57), warga RT 14 RW 1 Desa Grawan, Kecamatan Sumber, Kabupaten Rembang ludes terbakar.
Kuat dugaan kebakaran yang terjadi Selasa malam sekitar pukul 22.30 itu diakibatkan bara obat nyamuk bakar, di salah satu kamar rumah itu.
Api diduga membesar setelah bara obat nyamuk menyulut kasur di kamar itu. Saat kejadian Susilo (35), anak Satimin, beserta menantu dan cucunya tengah tertidur. Satimin sendiri tak berada di rumah.
Sadar rumahnya terbakar, Susilo dan istrinya berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Nahas, bukannya apai bisa dipadamkan, tangannya justru tersambar api.
Warga yang mendengar kepanikan di rumah Satimin segera berhambur ikut membantu memadamkan api. Susilo sendiri langsung dilarikan ke Puskesmas Sumber karena mengalami luka bakar.
    Sementara itu, upaya pemadaman oleh warga tak membuahkan hasil. Kencangnya angin yang berhembus membuat api semakin menjadi-jadi.(Rudi)
 klik gambar==>baca model TABLOID