Tampilkan postingan dengan label KARTIKA Awal OKTOBER 2012. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KARTIKA Awal OKTOBER 2012. Tampilkan semua postingan

Selasa, 09 Oktober 2012

INFOKU 40 - Edisi Terbaru

Dapatkan segera dikios terdekat
mulai Selasa 9 Oktober 2012

JOKO WIDODO & BINTANG - INFOKU 39




BECAK JOKOWI: Wali Kota Surakarta dan calon Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo naik becak dari Kotabarat menuju Loji Gandrung, Jumat (21/9). Paguyuban becak Solo Grand Mall sengaja menjemput idola mereka yang baru tiba dari Jakarta setelah berhasil memenangkan Pilkada DKI.
 klik gambar>>> baca model TABLOID

DPRD BLORA - INFOKU 39



APBD-P  Terancam Molor
Realisasi Multiyears Tahun Depan
INFOKU, BLORA - Pemkab Blora bersama DPRD belum sepakat terkait pengalihan anggaran pembangunan jalan dan jembatan dengan sistem kontrak tahun jamak atau multiyears sebesar Rp40 miliar.
Karena itu APBD Perubahan 2012 dipastikan belum akan ditetapkan dalam waktu dekat ini.
"Tergantung hasil pembahasan Pemkab dan DPRD nanti seperti apa terkait dana multiyears itu. Ini masih terus dilakukan pembahasan," ujar Ketua DPRD Blora, H Maulana Kusnanto, Kamis (20/9).
Kusnanto yang juga sekretaris Partai Golkar Blora menyatakan untuk alokasi anggaran pada pos-pos lainnya di APBD Perubahan sudah tidak ada persoalan dan telah disetujui.
Alokasi anggaran itu di antaranya untuk tambahan dana bantuan air bersih termasuk anggaran pembinaan olahraga sepakbola. Namun untuk multiyears perlu pembahasan lebih mendalam lagi.
Pemkab Blora menghendaki dana multiyears dibahas lagi dalam APBD Perubahan. Padahal dana tersebut sebelumnya telah dianggarkan dalam APBD 2012 namun hingga kini tidak bisa digunakan.
Seperti yang dikemukakan Kepala Bagian Humas dan Protokol Sekretariat Daerah (Setda), Kunto Aji, Pemkab Blora cenderung menghendaki dana multiyears tersebut dipertahankan.
Artinya jika tidak terpakai tahun ini, dana itu bisa digunakan pada tahun depan.
Sementara sejumlah kalangan di DPRD menghendaki dana multiyears dialihkan untuk alokasi dana pembangunan desa berkembang.
Bahkan ada pula yang menginginkan masuk dalam dana aspirasi DPRD untuk pembangunan infrastruktur desa.(Agung/AM)
Lebih lengkap baca model TABLOID dibawah ini
Klik GAMBAR

Pemkab Rembang - INFOKu 39



Warga Dari 12 Desa Di Kecamatan Kragan Berebut Air
INFOKU, REMBANG- Dari 27 Desa Dikecamatan Kragan Kabupaten Rembang 12 Desa diantaranya mengalami kekeringan.
Bantuan air dari Pemkab Rembang belum mampu mencukuupi kebutuhan air warga yang terkena dampak kekeringan. Wargapun berburu air sumber dan sumur diareal persawahan.
Nurrohim Effendi Kasi Kesra Kecamatan Kragan, terdapat 12 Desa yang saat ini mengalami kekeringan. hal ini disebabkan debit air sumur gali yang menjadi tumpuan warga memenuhi kebutuhan air mengering, dia mengatakan kekeringan saat ini (2012) lebih panjang dari tahun kemarin (2011).
“Kekeringan disebabkan debit air sumur gali yang selama ini mencukupi kebutuhan air warga mengering,” kata Nurrohim Effendi saat ditemui wartawan diruang kerjanya Selasa, (18/09).
Menurut Dia, Ke 12 Desa itu antara lain ; Woro, Sumur Tawang, Sumber Gayam, Sumur Pule, Terjan, Sendang, Kendal Agung, Mojokerto, Pandangan Kulon, Sudan, Sendangwaru, dan Sendangmulyo.
“Untuk memenuhi kebutuhan air Pemkab Rembang memberikan bantuan 3-4 tengki perdesa berkapasitas 5000 m2. Bantuan air itu belum mampu memenuhi kebutuhan air warga secara optimal karena kapsitasnya yang belum mencukupi,” kata Nurrohim
Kades Sumur Tawang Daenuri mengatakan kekeringan yang dialami warganya terjadi sejak bulan Juli yang lalu. Namun kekeringan terparah pada bulan Agustus, Dusun Bios yang paling parah terkena kekeringan.
“Warga Desa kami mengalami kekeringan sejak bulan Juli yang lalu, Namun kekeringan terparah pada bulan Agustus terutama Dusun Bios yang paling parah terkena kekeringan,” katanya.
Tidak semua dusun dalam satu desa itu mengalami kekeringan semua, dalam satu desa ada beberapa dusun saja yang mengalami kekeringan parah, selebihnya warga  masih bisa memanfaatkan air dari sumur gali.
“Kami sudah meminta bantuan air Pemkab dan sudah direalisasikan ke desa-desa,“ kata Camat Kragan Eddy Kiswanto.
Hal yang sama juga diutarakan Kades Desa Terjan- Krgan Abdul Hadi, saat ini Desanya juga mengalami kekeringan, banyak sumur yang mengering warga hanya bisa mengandalkan bantuan air dari pemkab Rembang sebanyak 3 tangki yang direalisasikan sekali dalam sebulan, akan tetapi belum memenuhi kebutuhan.
“Dalam sebulan kami mendapatkan bantuan air dari pemkab sebulan sekali, bantuan itu tidak mencukupi, untuk memenuhi Pemdes memberikan bantuan air 1 tangki dalam seminggu,” kata Kades (Sutrisno)
Lebih lengkap baca model TABLOID dibawah ini >> 
Klik GAMBAR